Skip to content

PRESS RELEASE PENGENALAN KEPROFESIAN VETERINER 2025

PRESS RELEASE

PENGENALAN KEPROFESIAN VETERINER

KSSL FKH UGM

2025

Gambar 1. Foto Bersama Pembekalan

Gambar 2. Penyampaian Materi Pembekalan

Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kelompok Studi Satwa Liar telah menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Keprofesian Veteriner (PKV). Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam bentuk rangkaian pada 30 Juni – 27 Juli 2025 dan diikuti oleh 52 orang mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Hewan UGM yang terbagi ke dalam sembilan lembaga konservasi dan dua gelombang pelaksanaan. Pengenalan Keprofesian Veteriner bertujuan untuk memberi gambaran mengenai pentingnya profesi dokter hewan di berbagai bidang khususnya satwa liar dan menjadi wadah mahasiswa kedokteran hewan untuk mengembangkan diri sesuai profesinya.

Rangkaian PKV dimulai dengan pendaftaran peserta, pembekalan, pelaksanaan PKV, dan presentasi hasil. Pendaftaran dilakukan pada 19 – 27 Mei 2025 lalu selanjutnya diadakan pembekalan peserta PKV agar peserta lebih siap sebelum terjun langsung ke lapangan. Pembekalan dilaksanakan pada 21 Juni 2025 bertempat di Ruang Kuliah 102 Gedung V4 FKH UGM. Materi pembekalan disampaikan oleh drh. Randy Kusuma dari Gembira Loka Zoo yang membahas mengenai dunia konservasi, manajemen satwa secara umum, tingkah laku satwa, serta apa saja yang harus dilakukan apabila terjun ke lembaga konservasi.

Pada tahap pelaksanaan PKV, peserta diterjunkan ke sembilan lembaga konservasi pemerintah maupun NGO (Non Government Organization), meliputi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Taman Nasional Way Kambas, The Aspinall Foundation Indonesia, Taman Margasatwa Ragunan, Taman Safari Indonesia II Prigen, Taman Burung Jagat Satwa TMII, Semarang Zoo, Seaworld Ancol Ocean Dream Samudra Jakarta Birdland, dan Wersut Seguni Indonesia. Peserta gelombang I melaksanakan PKV pada tangga 30 Juni – 13 Juli 2025, sedangkan peserta gelombang II pada 14 – 27 Juli 2025.

Gambar 3. Pembuatan Antibiotik

Gambar 4. Kegiatan Laboratorium Peserta

Kegiatan yang dilakukan oleh peserta berbeda pada setiap lembaga konservasi. Peserta PKV di BBKSDA Jawa Timur berfokus pada upaya pelestarian dan penyelamatan satwa. Peserta ditempatkan di Wildlife Rescue Unit (WRU) yang merupakan pusat medis satwa pada kandang transit BBKSDA. Satwa akan diobservasi sebelum diambil keputusan lebih lanjut untuk mengetahui kondisi kesehatan satwa. Setelah dipastikan baik, satwa akan dimasukkan ke kandang transit sedangkan satwa yang kurang baik akan dirawat secara intensif di WRU. Selain medis satwa, peserta juga mendapatkan ilmu mengenai prosedur administrasi evakuasi satwa dan berkesempatan untuk ikut serta terjun langsung pada proses evakuasi satwa. Sebagai lembaga pemerintahan yang berkaitan dengan hukum, pihak BBKSDA juga membekali peserta dengan ilmu perundang-undangan dan aturan mengenai konservasi, terutama saat menemui kasus hukum dimana satwa yang dievakuasi memiliki ikatan hukum, seperti menjadi barang bukti kasus penyelundupan. Peserta diajari untuk berhati-hati dan berjiwa besar untuk berdinamika dengan alam, satwa, dan orang lain.

Peserta yang bertempat di Way Kambas fokus pada konservasi gajah dan badak. Walaupun berfokus pada satwa secara spesifik, peserta tetap mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat, baik dalam memahami tingkah laku satwa, manajemen kesejahteraan satwa, serta manajemen kesehatan satwa pada konservasi secara in situ.

Peserta di tempat PKV lain mempelajari hal yang kurang lebih sama, yaitu mengenai konservasi, manajemen kandang, pakan, kesehatan, dan biosecurity. Satwa yang ditangani beragam tergantung lembaga yang ditempati. Peserta yang bertempat di zoo cenderung berinteraksi dengan satwa yang lebih beragam.

Gambar 5. Pembukaan Sesi Presentasi

Gambar 6. Sesi Presentasi

Presentasi hasil PKV dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025 di Ruang 102 Gedung V4 FKH UGM. Hasil dipresentasikan dalam bentuk video disertai dengan penjelasan mengenai aktivitas dan ilmu apa saja yang peserta dapatkan. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk output dari kegiatan PKV. Peserta menjadi lebih paham dan dapat mempelajari secara langsung mengenai dunia konservasi dan satwa liar. Kegiatan presentasi juga bertujuan sebagai tempat berbagi ilmu antar peserta dari berbagai lembaga konservasi supaya ilmu yang didapat bisa merata. Harapannya, dari kegiatan PKV ini kelak peserta dapat menjadi dokter hewan dengan kepedulian tinggi terhadap konservasi dan pelestarian satwa liar, memiliki bekal ilmu yang mumpuni, dan juga terampil dalam bidangnya. Hal tersebut sesuai dengan poin SDGs nomor 4 (quality education), PKV KSSL merupakan bentuk nyata upaya memajukan kualitas pendidikan di Indonesia. Selain itu, PKV juga sesuai dengan poin nomor 14 (life below water) dan nomor 15 (life on land) pada kegiatan yang dilaksanakan di PKV 2025. Konservasi baik secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada perbaikan kualitas mutu air dan ekosistem.

Secara keseluruhan PKV KSSL 2025 berjalan dengan baik dari persiapan hingga akhir rangkaian kegiatan. Beberapa hal yang dapat dievaluasi, antara lain untuk lebih teliti lagi dalam melakukan pekerjaan dan tanggung jawab, terbuka apabila terdapat kendala, lebih tegas dalam reminder kepada peserta, memastikan jumlah dan kuota peserta per gelombang, serta selalu update mengenai daftar dan informasi dari lembaga konservasi.

 

#SGDs 4 : Quality Education

#SGDs 4 : Pendidikan Bermutu

#SDGs 14 : Life Below Water

#SDGs 14 : Menjaga Ekosistem Air

#SDGs 15 : Life on Land

#SDGs 15 : Menjaga Ekosistem Darat

#VeterinaryMedicine

Salam Lestari!

Narahubung    : 0813-6833-4558 (Regita Dwi Cahyany)

Penulis            : Ira Novita Sari

Credit Foto      : Maryam Iqlima Zaafarani